Kewajiban kita untuk memelihara lingkungan

“TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” Kejadian 2: 15

Dalam perjalanan ke negara-negara di sekitar laut Baltik baru-baru ini saya menyaksikan bagaimana kesehatan lingkungan terlihat terpelihara di negara-negara tertentu, tetapi agak kacau di beberapa negara lain. Pada umumnya negara-negara yang tidak terlalu besar dan ekonominya baik, lebih terlihat bersih dan rapi.

Jika dengan melihat adanya berbagai sarana umum saya bisa menghargai hasil kerja pemerintah setempat dalam mengatur negara itu, saya juga bisa mengerti bagaimana penduduk setempat ikut memelihara kebersihan dan kenyamanan hidup dari apa yang bisa saya lihat di tempat umum seperti pasar dan pertokoan. Memang kenyamanan hidup di suatu negara juga tergantung dari sikap penduduknya, yaitu dalam hal menyadari adanya kewajiban bersama untuk ikut memelihara lingkungan.

Kewajiban untuk memelihara lingkungan dan alam semesta (stewardship of the land) adalah perintah Tuhan seperti yang tertulis dalam ayat di atas. Walaupun demikian, banyak gereja dan pendeta yang jarang membahasnya – mungkin karena anggapan bahwa semua itu hanya menyangkut hal duniawi dan merupakan kewajiban pemerintah. Tetapi, doktrin untuk memelihara alam semesta adalah sangat penting, dimana Tuhan yang memiliki alam semesta, menugaskan manusia untuk menjadi wakilNya di dunia. Umat Kristen adalah teman sekerja Tuhan, dan melalui kita Ia membangun kerajaanNya di bumi.

“Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.” 1 Korintus 3: 9

Hari ini firman Tuhan mengingatkan kita bahwa selama hidup di dunia kita tidak boleh acuh tak acuh terhadap lingkungan hidup kita. Ini bukan saja menyangkut tanggung jawab kita atas keadaan alam, kesehatan lingkungan dan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut cara hidup dan tindak-tanduk kita yang bisa mempengaruhi orang-orang di sekitar kita.

Dalam segala sesuatu yang kita pikirkan, katakan dan lakukan, kita harus sadar bahwa kita adalah wakil dan duta besar kerajaan Tuhan di dunia. Selain itu, kabar baik yang kita sampaikan kepada seisi dunia, bukan saja mengenai kebahagiaan di surga tetapi juga mengenai keadilan sosial dan kesehatan lingkungan yang seharusnya bisa dinikmati setiap manusia di dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s