Tuhan menghendaki hati kita

“Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.” Hosea 6: 7

Siapa saja yang ke Eropa tentu bisa melihat bahwa banyak kota disana yang memiliki gedung-gedung gereja kuno yang sangat indah arsitekturnya. Walaupun demikian, kebanyakan gedung gereja yang besar dan megah itu sekarang cenderung berfungsi sebagai museum daripada sebagai tempat berbakti kepada Tuhan.

Sejarah menunjukkan bahwa banyak gedung gereja yang indah itu didirikan oleh orang-orang yang berpengaruh dan berharta pada zamannya, tetapi mereka bukanlah contoh orang Kristen yang baik. Mereka mungkin mendirikan gereja-gereja itu sebagai bukti kejayaan dan kekayaan mereka.

Di zaman modern ini, di banyak negara ada juga gedung-gedung gereja besar yang dapat menampung ribuan jemaat. Jemaat yang datang ke gereja itu tentunya dapat menikmati suasana serba mewah, nyaman dan indah yang tersedia. Dengan demikian, mungkin saja sebagian dari jemaat tertarik untuk ke gereja tertentu karena gedung gereja yang megah, modern dan berteknologi canggih.

Sudah tentu adanya fasilitas yang baik untuk berbakti kepada Tuhan itu tidak ada salahnya, kecuali jika semua itu membuat pengenalan akanTuhan sebagai hal yang sekunder saja. Dengan adanya fasilitas yang sangat baik, jemaat bisa lupa bahwa Tuhan sebenarnya tidak menghargai semua kemegahan itu, karena semua itu tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan surga. Ia menyukai kasih setia umatNya dan pengenalan akan Dia, lebih daripada benda-benda buatan manusia yang tidak berharga di mataNya.

Pagi ini jika kita ke gereja, kita harus sadar bahwa jika manusia tidak mempersembahkan hati mereka kepada Tuhan, segala bentuk persembahan dan pujian kepada Tuhan adalah sia-sia. Jika kita berharap bahwa Tuhan akan hadir di tempat yang megah dan mewah sedangkan hati dan hidup kita belum sepenuhnya kita serahkan kepada Dia, harapan kita adalah sesuatu yang sia-sia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s