Tuhanlah yang melindungi umatNya

“Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerahMu seperti perisai.” Mazmur 5: 12

Suatu hal yang menarik perhatian saya ketika mengunjungi bangunan kuno di Tiongkok adalah adanya balok pintu (door threshold) di pintu rumah. Balok yang berbeda-beda tingginya ini diletakkan di lantai, di antara dua jenang pintu. Adanya balok yang tingginya sekitar 15-20 cm ini sudah tentu bagi yang tidak terbiasa merupakan hal yang kurang menyenangkan karena bisa membuat orang tersandung.

Mengapa orang meletakkan balok seperti itu di depan pintu masuk? Ada banyak alasannya, tetapi alasan praktisnya yaitu untuk membuat air hujan, banjir, tikus atau debu jalan sulit untuk memasuki rumah. Alasan lain yang sering dikemukakan adalah untuk mencegah roh jahat memasuki rumah atau menghalangi rezeki keluar rumah. Mengenai alasan yang kedua ini, sebagian orang menganggapnya takhayul, tetapi sebagian lain berpendapat bahwa ini hanya simbol dari harapan pemilik rumah.

Agaknya mudah bagi orang di zaman ini, terutama orang Barat, untuk menilai bahwa adalah aneh jika orang berharap untuk bisa memagari rumah dari roh jahat dan mencegah hilangnya rezeki dengan memakai balok yang melintang di ambang pintu. Selain itu, ada juga orang yang memandang kepercayaan tentang adanya ancaman roh jahat sebagai kepercayaan kuno yang tidak beralasan.

Pada pihak yang lain, orang di zaman modern sering melakukan hal yang serupa untuk melindungi diri dari hal yang tidak diharapkan. Hal mengejar kesuksesan misalnya, mempunyai segi praktis yaitu untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga bisa menimbulkan kepercayaan bahwa itu dapat menghindari kesusahan dan bisa memberi kebahagiaan. Bagi mereka yang beragama, kesuksesan juga sering menjadi simbol harapan akan penyertaan kuasa ilahi, dan agama mereka mungkin digunakan untuk menghindari kuasa jahat. Pandangan-pandangan seperti ini sudah tentu bukan pandangan Kristen.

Bagi orang Kristen, Tuhan adalah satu-satunya yang dapat melindungi hidup kita. Tuhan adalah sumber kehidupan kita, dan Ia adalah yang memberkati umatNya dan memagari dia dengan anugerahNya seperti perisai. Umat Kristen percaya bahwa dalam segala keadaan, baik dalam kekurangan maupun kelebihan, Tuhan selalu menyertai mereka. Manusia tidak mungkin bahagia tanpa penyertaan Tuhan dan tidak dapat mengatasi kuasa jahat tanpa perlindungan dan kuasa Yesus yang sudah mengalahkan iblis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s