Hal mengharapkan datangnya mujizat

“Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia. Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.” 1 Korintus 15: 19 – 20

Saat ini hampir semua negara di dunia mengalami persoalan besar yang disebabkan oleh adanya pandemi COVID-19. Masalah terbesar yang harus dihadapi tentunya adalah masalah kesehatan, tetapi masalah ekonomi tidaklah kalah gentingnya. Selain itu, di beberapa negara, kestabilan politik dan hukum juga merupakan tantangan besar.

Jika mereka yang mempunyai usaha bisnis sekarang mengalami masalah keuangan dan mungkin harus mengurangi jumlah pegawai, gereja pun pada saat ini mengalami masalah besar karena tidak bisa mengadakan kebaktian dan dengan demikian pengeluaran haruslah dikurangi sebisa mungkin. Dalam keadaan sedemikian, banyaklah orang yang merasa bahwa awan kelabu seolah sudah menutupi sinar matahari.

Apa yang bisa kita perbuat di tengah keadaan yang kacau saat ini? Mungkin tidak banyak, selain makin bersungguh-sungguh dalam berdoa, seperti apa yang dilakukan Yesus di taman Getsemane. Selain itu, tentunya kita berharap jika Tuhan menghendaki, kita boleh dibebaskan dari masalah kehidupan yang semakin besar hari demi hari.

Mengharapkan turun tangannya Tuhan secara langsung di dunia adalah sesuatu yang normal jika manusia merasa tidak berdaya. Alkitab mencatat berbagai kisah tentang orang-orang yang menjerit kepada Tuhan untuk memohon pertolonganNya, dan memang sering Tuhan menjawab mereka dengan memberikan apa yang mereka butuhkan secara ajaib. Tentu saja kita juga bisa memohon hal yang serupa kepada Tuhan di zaman ini dan yakin bahwa itu pasti akan terjawab jika sesuai dengan kehendak Tuhan.

Dalam Kristus kita memang mempunyai harapan. Selama Yesus hidup di dunia, ada banyak orang yang sudah melihat berbagai mujizat yang diperbuatNya. Ia melakukan berbagai keajaiban karena kasihNya kepada manusia, tetapi yang paling utama adalah agar nama Bapa dipermuliakan.

Sekarang Yesus sudah tidak tinggal di dunia lagi, dan karena itu kita tidak bisa melihat Dia dan para rasul melakukan mujizat. Injil sudah diberitakan keseluruh dunia dan karena itu mujizat tidaklah terjadi seperti dulu. Mujizat dari Tuhan tetap bisa muncul dalam hidup sehari-hari, tetapi mujizat yang terbesar dan yang paling sering terjadi adalah ketika Roh Kudus membawa seseorang ke jalan yang benar. Roh Kudus juga menolong dan menguatkan kita dalam menghadapi tantangan hidup. Semua itu terjadi karena kasih Allah kepada umat manusia dan karena itu namaNya dipermuliakan di seluruh penjuru dunia.

Mujizat yang dibuat Yesus di dunia sebenarnya bukanlah bagian utama dari misiNya. Yesus datang ke dunia untuk membuka jalan bagi kita untuk menuju ke surga. Di surga kita akan melihat apa yang jauh lebih menakjubkan dari keajaiban apa pun di dunia. Karena itu, ayat di atas menyatakan bahwa jika kita hanya berharap kepada Yesus dalam hidup di dunia saja, kita adalah orang yang malang.

Pengharapan akan datangnya sesuatu yang sangat hebat tidaklah akan terjadi selama kita hidup di dunia. Tetapi, adalah jauh lebih penting bagi kita untuk berharap kepadaNya untuk masa depan kita sesudah tugas kita di dunia selesai. Kita bisa mempunyai harapan yang besar karena Kristus sudah menang atas maut. Hidup kita yang sekarang mungkin penuh dengan masalah, tetapi kita tidak memusatkan hidup kita untuk itu saja, melainkan kepada Kristus yang sudah menjadi Juruselamat kita.

“Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.” 1 Korintus 15: 22

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s