Jangan heran kalau melihat jahatnya dunia

“Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.” 2 Timotius 3: 12 -13

See the source image

Dalam situasi yang tidak menentu sekarang ini, banyak orang yang merasa gundah. Bukan saja karena adanya pandemi  orang merasa kuatir, tetapi dampaknya yang besar pada keadaan ekonomi dan kestabilan politik di seluruh dunia bisa menyebabkan orang menjadi takut. Berjuta-juta orang sudah kehilangan pekerjaan dan adanya banyak orang yang membutuhkan bantuan bahan makanan dan obat-obatan di minggu-minggu mendatang membuat banyak pemimpin negara berada dalam keadaan sulit. Pada suasana yang mulai kacau itu, ada orang-orang yang berusaha mengambil keuntungan dengan menyebarkan berbagai berita palsu yang sebagian untuk memperoleh keuntungan finansial dan ada juga yang untuk memperoleh rasa puas karena dapat menipu orang lain atau membuat kekacauan. Mengapa ada orang-orang jahat seperti itu yang memanfaatkan keadaan?

Orang yang jahat sudah ada sejak mulanya. Dalam kenyataannya Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang memberontak dari Tuhan. Anak mereka yang bernama Kain kemudian membunuh saudaranya yang bernama Habel. Sejak itu sejarah menunjukkan bagaimana manusia saling menjahati, dan bangsa-bangsa saling menyerang dan saling membunuh. Walaupun demikian, dengan bertambah majunya kebudayaan umat manusia selama berabad-abad, keadaan dunia kelihatannya menjadi makin baik dalam banyak hal. Dalam hal ini, ada pertanyaan apakah manusia menjadi makin baik atau makin jahat. Sebagian orang mungkin berpendapat bahwa secara umum manusia lebih berperikemanusiaan dan juga lebih bertanggung-jawab atas keadaan flora, fauna dan lingkungan. Pada pihak yang lain, orang di zaman ini lebih mampu untuk membinasakan sesamanya dalam jumlah besar, tidak hanya dengan memakai berbagai persenjataan yang serba canggih tetapi juga dengan menggunakan berbagai taktik  di bidang ekonomi, politik dan sosial.

Ayat di atas tanpa ragu menyatakan bahwa dunia ini makin jahat sekalipun kita menganggapnya makin beradab. Mengapa begitu? Dengan kemajuan budaya dan hukum, ternyata mereka yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus tetap mengalami penganiayaan, sedangkan  mereka yang  beriktikad jahat dan gemar menipu justru bertambah banyak dan  bertambah berani.  Untuk memberitakan injil di negara barat sekarang tidak mudah karena banyak orang yang menolak Kristus, sedangkan usaha serupa di negara lain bisa membuat orang masuk penjara atau didera. Di kalangan gereja pun ada banyak orang yang mengaku pengikut Kristus tetapi sebenarnya mereka ingin membuat orang lain menjadi pengikut mereka. Mereka mampu menipu banyak orang karena mereka juga sudah semakin sesat. Mereka yang jahat tidak perlu terlihat jahat; sebaliknya, dengan apa yang mereka perbuat dan katakan orang Kristen mudah terpedaya.

Paulus dalam suratnya kepada Timotius yang jauh lebih muda, bermaksud mempersiapkannya untuk menjadi pemimpin orang Kristen. Ia memperingatkan bahwa untuk menjadi pengikut Kristus, Timotius tidak dapat mengharapkan hidup yang serba nyaman. Sebaliknya, untuk menjadi orang Kristen sejati orang harus menghadapi resiko bahwa banyak orang akan membenci dan ingin menyesatkannya. Seperti itu juga, kita yang berada di zaman modern ini harus selalu berhati-hati dalam mengarungi hidup di dunia. Khususnya dalam suasana yang sulit saat ini, kita tidak boleh mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang salah yang bukannya membuat  kita berserah kepada Tuhan yang mahakuasa dan mahakasih, tetapi sebaliknya berharap kepada apa yang hanya memuaskan kebutuhan kita saja. Selain itu, kita juga tidak boleh terpengaruh oleh ajaran yang bisa membuat kita meninggalkan kasih kepada sesama, terutama saudara-saudara seiman kita. Sekalipun keadaan bisa menjadi makin berat untuk hidup kita, kita masih harus bersedia untuk mengabarkan injil dan menolong mereka yang hidupnya lebih menderita. Semoga Tuhan melindungi dan menguatkan kita semua!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s