Yakinkah Tuhan beserta anda?

“Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.” 1 Yohanes 3: 24

See the source image

Di antara banyak bentuk ucapan selamat tinggal, doa restu dan harapan untuk sukses yang disampaikan antara dua teman atau kolega, ucapan “semoga Tuhan menyertai anda” dan “semoga Tuhan memberkati anda” adalah dua ucapan yang sering ditemui. Ucapan ini, jika benar-benar diyakini, tentunya bersumber dari maksud baik orang yang menyampaikan. Bagi mereka yang menerima doa restu seperti ini, tentunya ucapan ini bukan saja enak didengar tetapi juga merupakan harapan mereka sendiri. Itu jika mereka percaya adanya Tuhan.

Bagi mereka yang percaya adanya Tuhan, mendapat penyertaan dan berkat dariNya sudah tentu adalah baik. Tetapi, apakah mereka yang mendengar doa restu ini benar-benar percaya dan merasa bahwa Tuhan menyertai dan memberkati mereka? Sebagian orang mungkin berharap demikian, tetapi sebagian lagi mungkin tidak yakin. Jika demikian, adakah orang yang benar-benar yakin bahwa Tuhan menyertai dia?

Ayat pembukaan diatas menunjukkan satu “syarat” agar orang bisa yakin bahwa Tuhan menyertai dia. Barangsiapa menuruti segala perintahNya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Jika seseorang hidup menurut firman Tuhan, ia akan bisa yakin bahwa Tuhan menyertainya, karena orang itu dan Tuhan ada dalam satu persekutuan yang kuat. Karena itu, jika kita selalu hidup menurut perintahNya, kita boleh yakin bahwa Tuhan berserta kita. Kita yakin bahwa Ia akan melindungi dan membimbing kita dalam perjuangan hidup kita.

“…Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” Roma 8: 31

Hal penyertaan Tuhan di atas lebih mudah untuk dibaca daripada untuk diyakini. Dalam hidup yang saat ini penuh dengan masalah, siapakah yang bisa menyakinkan kita bahwa Tuhan beserta kita? Tidak ada seorang pun yang bisa, baik orangtua, guru, pemimpin atau pendeta. Hanya Roh Kuduslah yang bisa.

Ayat pembukaan kita  menyatakan bahwa kita  dapat mengetahui bahwa Tuhan beserta kita dan ada di dalam kita, jika Roh Kudus yang telah Ia karuniakan kepada kita secara aktif bekerja dalam hidup kita. Roh Kudus adalah Roh Penghibur dan Tuhan sendiri yang sudah datang kedalam diri setiap orang percaya, yang membawa keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai umatNya dimana pun mereka berada. Roh Kudus akan bekerja dengan giat jika  umat Tuhan hidup sesuai dengan firmanNya. Sebaliknya, umat Tuhan bisa mendukakan Roh Kudus jika mereka sering memikirkan, mengatakan dan melakukan apa yang kotor, yang sia-sa, dan yang jahat, serta membiarkan hidup mereka dikuasai oleh kemarahan dan kepahitan (Efesus 4: 30 -31). Dengan demikian, manusia yang sering mendukakan Roh Kudus akan mudah untuk meragukan penyertaan Tuhan. Hidup yang sedemikian tidak akan mempunyai keyakinan bahwa Tuhan ada dan mau menyertainya. Bagaimana dengan hidup dan keyakinan anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s