Pikirkan dan lakukan apa yang benar

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Filipi 4: 8

Hari ini ada kabar bahwa sebuah perusahaan raksasa yang berkecimpung dalam pelayanan TV berbayar di Australia telah meluncurkan penyelidikan ke salah satu salurannya yang dituduh menyiarkan disinformasi COVID-19. Saluran ini menyiarkan teori anti-vaksinasi dan konspirasi COVID-19 dan karena itu konten penyajian saluran ini sekarang dipelajari setelah adanya keluhan dari pemirsa.

Siapakah yang memiliki saluran TV ini? Anda mungkin tidak menyangka bahwa saluran ini dikelola oleh pasangan TV evangelis Amerika dan ada di Australia sejak tahun 2015 dan kini memiliki sekitar 1,7 juta pelanggan. Sejak pandemi dimulai, saluran ini telah menjadi tuan rumah wawancara dengan para dokter yang kontroversial dan para pendukung anti-vaksinasi. Beberapa tamu telah mempromosikan teori konspirasi vaksin dan cara perawatan yang belum terbukti untuk COVID-19.

Bagi kebanyakan orang yang memahami dasar-dasar ilmu kesehatan, siaran TV bernada sumbang ini bukanlah sesuatu yang menimbulkan masalah, walaupun bisa menimbulkan rasa jengkel. Walaupun demikian, ada banyak orang yang mudah terpengaruh dan yang meneruskannya ke orang lain. Siaran TV semacam itu jelas mengeksploitir mereka yang selama ini kurang bisa mendapat informasi yang benar dan yang percaya bahwa semua orang Kristen tentunya bermaksud baik. Mereka tidak bisa membedakan fakta (fact) dari apa yang palsu (fake).

Sebenarnya, ada banyak berita palsu yang beredar di berbagai media. Melalui Whatsapp (WA) misalnya, kabar bohong sering muncul, terutama di antara anggota chat group. Begitu mudahnya bagi seseorang untuk mem- forward – kan pesan dari seseorang kepada banyak orang melalui WA, sehingga membuat banyak orang dengan sengaja menulis dan meneruskan omong kosong, surat berantai dan hoax. Siapa tahu kalau apa yang dikirimkan bisa berguna, begitu dalih mereka. Mungkin mereka tidak sadar bahwa iblis, yang melakukan hal yang serupa kepada Adam dan Hawa di taman Firdaus, tentunya sangat menyukai kecanggihan teknologi zaman sekarang yang membawa kemudahan untuk meyebarkan tipu muslihatnya agar menimbulkan kekacauan di dunia.

Bahwa iblis adalah biang kekacauan dan penipu yang unggul sudah ditulis dalam Alkitab.

“Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat terang.” 2 Korintus 11: 14

Apa yang ditawarkan dan diperlihatkan dalam sosial media pada zaman sekarang ini sering kali adalah usaha iblis untuk memperlemah iman orang percaya, dan untuk mengalihkan perhatian kita dari apa yang benar. Lebih dari itu, kerusuhan dan kekacauan bisa muncul sebagai tindakan anarki yang menggoyahkan pemerintah setempat. Dalam hal ini, Paulus pernah menulis kepada jemaat di Korintus:

“Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.” 2 Korintus 11: 3

Hari ini, ayat pembukaan di atas mencoba mengingatkan kita untuk bisa lebih berhati-hati dalam mengirimkan dan meneruskan berita-berita yang kosong, konyol, palsu, menakutkan dan menyesatkan. Kita harus memusatkan pikiran kita pada semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji. Dengan demikian, hidup kita dan hidup orang di sekitar kita akan terhindar dari kebingungan dan kekacauan.

“Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.” Filipi 4: 9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s