TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku.Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.” Mazmur 23: 1-3
Bagi kebanyakan orang, tahun baru umumnya membawa harapan baru. Harapan untuk bisa melupakan kegagalan, masalah dan hal-hal yang kurang menyenangkan dari tahun yang lalu, dan untuk memperbaiki apa yang kurang baik agar bisa lebih baik pada tahun yang baru. Bagi umat Kristen, karena Tahun Baru hanya seminggu sesudah hari Natal, seyogyanya harapan Natal juga merupakan harapan Tahun Baru.
Dengan memasuki tahun baru, umumnya orang berharap bahwa keberuntungan yang lebih besar akan bisa didapat. Tidak ada bedanya dengan tahun baru Imlek, memasuki tahun baru Masehi ini orang saling mengucapkan harapan untuk kesehatan, kesuksesan, rejeki dan lain-lain. Orang Kristen pun sering terperangkap dalam situasi yang serupa, sekalipun buat mereka sebenarnya lebih penting untuk memikirkan soal surgawi daripada hal-hal duniawi.
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6: 33
Yesus sudah mengajarkan bahwa sebagai orang percaya kita harus berharap agar Roh Kudus makin bekerja dalam hidup kita, sehingga hidup kita bisa makin dekat kepada Tuhan dan bisa berbahagia. Dengan kedekatan manusia kepada Tuhan, kekuatiran akan apapun bisa dikalahkan melalui iman yang makin dikuatkan. Lebih dari itu, karena Tuhan menyenangi orang yang punya rasa takut kepadaNya, Ia akan menambahkan berkatNya dalam berbagai hal yang lain.
TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya. Mazmur 147: 11
Memang, dalam Alkitab ada banyak contoh dimana orang-orang yang takut akan Tuhan, menjalani hidup mereka sesuai dengan apa yang dikehendakiNya. Orang-orang seperti Abraham, Jusuf, Musa dan Daud yang dalam segala kelemahan mereka, selalu kembali kepada keinsafan bahwa Tuhan yang Maha Kasih adalah seperti seorang gembala yang ingin membawa semua dombaNya ke padang rumput yang hijau. Orang-orang sedemikian diberkati Tuhan dalam hidup mereka, karena mereka mau menuruti panggilan Tuhan.
Ayat pembukaan diatas mengambarkan bagaimana Tuhan gembala kita membawa kita, domba-dombaNya, ke padang yang berumput hijau. Tetapi dalam kenyataannya, ada domba-domba yang berhenti pada suatu tempat dan tidak mau mengikuti Dia karena adanya sejengkal rumput hijau didepan mata. Mungkin juga ada domba-domba lain yang ingin menemukan padang rumput dengan usaha sendiri. Domba- domba yang sedemikian sudah mengabaikan rasa takut kepada si Gembala. Orang-orang semacam itu mungkin yakin bahwa kebahagiaan dapat ditemukan melalui kesuksesan, kekayaan, kemasyhuran dan sebagainya.
Pagi ini, dalam memikirkan apakah harapan apa yang terbaik untuk orang-orang yang kita kasihi dan untuk kita sendiri pada tahun yang akan datang ini, biarlah kita tidak ragu untuk berharap agar semua orang bisa menumbuhkan rasa takut akan Tuhan kita yang maha kuasa, maha tahu, maha kasih dan maha bijaksana. Dengan itu tahun yang baru bisa diisi dengan keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai kita.
Semoga anda makin takut kepada Tuhan!
Menjelang tahun baru, persiapan untuk pesta tutup akhir tahun sudah dilakukan berbagai kota besar di Australia. Tiga kota terbesar, Sydney, Melbourne dan Brisbane, biasanya menampilkan pesta kembang api besar-besaran untuk menandai datangnya tahun baru. Tahun baru, walaupun hanya bagian perhitungan hari, dianggap sesuatu yang penting untuk dirayakan dan disambut dengan gembira.
Hari Natal sudah berlalu dan suasana kota kembali seperti biasa walaupun hiasan Natal masih tergantung, mungkin sampai datangnya tahun baru. Di Australia, tidak ada orang yang mengucapkan “selamat hati Natal” sesudah lewatnya hari itu. Berbeda dengan “selamat tahun baru”, yang diucapkan orang mungkin sampai dua minggu sesudah hari itu.
Kelahiran Tuhan Yesus di dunia adalah sesuatu yang sudah direncanakan Allah jauh bertahun-tahun sebelum hal itu terjadi. Kitab Perjanjian Lama penuh dengan berbagai ayat yang menyebutkan tentang kedatangan si Juruselamat itu. Walaupun demikian, ketika Yesus dilahirkan, tidak ada orang yang menduga bahwa bayi yang lemah, yang lahir dalam palungan, adalah Anak Allah, Mesias, yang sudah dinantikan umat Israel.
Sebentar lagi hari Natal akan datang dan hampir semua kota di dunia sudah memakai lampu-lampu dan berbagai hiasan khas Natal lainnya. Memang hari Natal adalah hari besar terbesar kedua sedunia, sesudah Tahun Baru. Lebih sebulan lamanya, mereka yang merayakan Natal menantikan datangnya hari yang dipilih manusia untuk menandai hari kelahiran Yesus di Betlehem.
Buat orang Kristen, hal berdoa adalah sesuatu yang biasa. Tiap minggu jika mereka ke gereja, mereka berdoa. Kata penutup “Amin” juga bukan sesuatu yang asing untuk pendengaran mereka. Walaupun demikian, menurut survey di berbagai negara, tidak semua orang yang mengaku Kristen bisa atau mau secara pribadi berdoa secara teratur. Banyak orang Kristen yang merasa tidak bisa berdoa, tidak perlu berdoa, atau tidak punya waktu untuk berdoa, sampai saat dimana mereka merasa perlu untuk meminta sesuatu dari Tuhan.
Hari ini adalah hari terakhir saya di Vancouver dan malam ini saya akan terbang kembali ke Australia. Selama dua minggu di benua Amerika, saya sudah menikmati suasana Natal yang ada, yang umumnya lebih meriah dan lebih megah dari apa yang ada di Australia. Memang tradisi perayaan Natal di musim dingin, seperti yang diungkapkan dalam berbagai lagu dan film, hanya terlihat di belahan utara bumi karena dibelahan selatan musim panas sedang berlangsung.
Tahukah anda jumlah manusia super yang pernah muncul di layar putih, video game atau buku komik? Mungkin anda tahu Superman dan Batman, tetapi di Amerika ada banyak tokoh khayalan lain, seperti Spider-Man, Thor, Hal Jordan, Wonder Woman dan Captain America; jumlah seluruhnya mungkin lebih dari seratus.
Kemegahan adalah salah satu yang dicari manusia. Memang setiap orang dari lahir sudah mempunyai naluri untuk mencapai kesuksesan dalam apa yang dilakukannya, supaya ia memperoleh kesempatan untuk merasa bangga akan apa yang sudah dicapainya.